Beranda > Kesehatan > Cantik dengan Kosmetik yang Aman

Cantik dengan Kosmetik yang Aman

Merkuri
Merkuri, raksa, atau timbal umumnya disalahgunakan sebagai produk pemutih. Padahal, efek samping merkuri salah satunya adalah hiperpigmentasi, yaitu munculnya bintik hitam pada kulit. Merkuri termasuk logam berat berbahaya meskipun digunakan dalam konsentrasi kecil. Pemakaian merkuri dapat menimbulkan berbagai hal, mulai dari perubahan warna kulit, iritasi kulit, kerusakan permanen pada susunan saraf, otak, ginjal, dan gangguan perkembangan janin. Paparan merkuri jangka pendek pada dosis tinggi menyebabkan muntah-muntah, diare, bahkan kerusakan ginjal. Merkuri merupakan zat yang bersifat karsinogenik (suatu zat yang dapat mencetuskan kanker) pada manusia.

Asam Retinoat
Selain itu, bahan yang sering disalahgunakan dalam kosmetik anti jerawat adalah asam retinoat atau tretinoin. Zat ini mendorong pengelupasan kulit dan pori yang tersumbat. Penggunaan asam retinoat dapat menyebabkan kulit kering, rasa terbakar, dan memiliki efek teratogenik, yaitu menimbulkan kecacatan pada janin. Tretinoin dapat menyebabkan gejala serius yang disebut sindrom asam retinoat (retinoic acid syndrome). Suatu sindrom yang ditandai dengan demam, kesulitan bernafas, sakit pada bagian dada, terdapatnya cairan di sekitar paru-paru dan jantung, serta hipoksia (kekurangan oksigen). Penggunaan asam retinoat hanya diperbolehkan sebagai pengobatan (di bawah pengawasan ketat dokter dan apoteker), namun tidak sebagai kosmetik.

Rhodamin
Bahan lain temuan BPOM adalah pewarna merah k10 (rhodamin B) dan merah k3 sebagai pewarna dalam eye shadow dan blush on. Pewarna ini merupakan zat warna sintetis yang umumnya digunakan sebagai zat warna kertas, tekstil, atau tinta. Zat warna merah k10 dan merah k3 merupakan zat yang bersifat karsinogenik. Rhodamin dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati.

Hidroquinon
Penggunaan hidroquinon sebagai zat aktif dalam kosmetik yang diperbolehkan adalah 2%. Hidrokuinon mengurangi pembentukan melanosom (granul pigmen melanin) di sel pigmen kulit. Sediaan krim hidrokuinon dapat mengandung natrium metabisulfit yang dapat menyebabkan reaksi alergi serius. Efek samping yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan hidrokuinon yang berlebihan meliputi rasa terbakar, gatal, kulit kering, atau alergi pada kulit yang terkena kontak, bahkan perubahan warna kulit.

Teliti Sebelum Membeli
Teliti sebelum membeli merupakan ungkapan yang tidak akan pernah usang. Teliti merupakan sikap yang harus dimiliki oleh para konsumen.

Teliti Legalitas Kosmetik
Sebelum diedarkan, produsen kosmetik harus mendaftarkan produknya ke BPOM. Setelah mendapatkan persetujuan dari BPOM, produsen akan mendapatkan nomor registrasi yang terdiri atas kombinasi huruf dan angka. Misalnya POM CD 1234567890. POM CD menunjukkan bahwa kosmetik tersebut merupakan kosmetik dalam negeri, sedangkan CL merupakan kosmetik impor. Namun sekarang, pembarian nomor registrasi berdasarkan regional, misalnya POM CA, yang berarti kosmetik yang diregistrasi tersebut merupakan produksi Asia (Hongkong, Vietnam, Indonesia, dll).

Teliti Komposisi Kosmetik
Sebagai konsumen, teliti juga mengenai ada tidaknya bahan berbahaya dalam kosmetik. Produk kosmetik yang telah didaftarkan dan disetujui pendaftarannya, harus mencantumkan seluruh komposisi produk.

Teliti Pembuat dan Penyalur Kosmetik
Baik produsen maupun penyalur kosmetik harus mencantumkan nama dan alamatnya di kemasan kosmetik. Hal ini dapat memudahkan pengawasan baik dari instansi pemerintah maupun para konsumen.

Teliti Masa Pakai Kosmetik
Pastikan di kemasan produk kosmetik terdapat nomor batch atau kode produksi, dan waktu kadaluarsa (kosmetik yang stabilitasnya kurang dari 30 bulan harus mencantumkan waktu kadaluarsa). Bila tidak tercantum waktu kadaluarsa, kosmetik tersebut memiliki waktu stabilitas yang cukup lama, yaitu lebih dari 30 bulan.

Pada intinya, baik pengguna kosmetik, produsen, maupun lembaga pemerintah sama-sama saling memerlukan. Namun, konsumen sebagai pengguna tetap harus memperhatikan kosmetik sebelum menbeli dan harus terus mencari tahu. Semoga bermanfaat dan anda bisa tampil lebih cantik dengan kosmetik yang aman.

Iklan

Laman: 1 2

  1. yusniar
    Desember 17, 2009 pukul 15:31

    oooo gitu,jadi bang dodol selama ini wajah nya alami apa udah kena reaksi kimia kosmetik yg berbahaya kayak diatas?hehehehe

    • dodolkeren
      Desember 17, 2009 pukul 15:48

      wajah kita mank dah dari sono nya gini………wkwkwkwkwk

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: