Beranda > Kesehatan > TERAPI INSULIN?????????????

TERAPI INSULIN?????????????

TERAPI INSULIN

 

1.1  Pengertian Terapi Insulin

Sebagaimana dinyatakan sebelumnya hormon insulin disekresikan oleh sel-sel beta pulau lengerhans hormon ini bekerja untuk menurunkan kadar glukosa darah postprandia dengan mempermudah pengambilan serta penggunaan glukosa oleh sel-sel otot, lemak dan hati selama periode puasa. Insulin menghambat pemecahan simpanan glukosa, protein dan lemak.

Untuk diabetes tipe I terapi insulin segera diberikan begitu pasien terdiagnosa namun diabetes tipe II terapi insulin biasanya belum banyak diberikan karena pada awalnya diabetes tipe II masih mampu menghasilkan insulin meski jumlahnya tidak mencukupi. Namun dengan berjalannya waktu diabetes tipe II akan mengalami penurunan produksi insulin sehingga perlu diberikan insulin dari luar (eksogen). Bila terapi dini insulin diberikan secara tepat, terapi ini dapat mengontrol kadar gula darah hingga mendekati normal yaitu 120 mg/dl sebelum makan dan 140 g/dl setelah makan serta mencegah komplikasi pada diabetes tipe II (noninsulin).

 

1.2  Terapi Insulin untuk DM II

Diabetes Militus bukanlah penyakit berbahaya karena diabetes militus adalah sindrom klinis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Namun bila tidak dikontrol secara agresif sindrom tersebut akan mengakibatkan berbagai organ dalam tubuh seperti jantung koroner, stroke, dan penyakit pembuluh darah perifer merupakan penyakit utama yang menyebabkan kematian pada diabetes.

Terapi insulin dapat diberikan kepada diabetes tipe II antara lain :

–         Bila diabetes gagal terapi oral

–         Kadar glukosa darah yang buruk (A1C > 7% atau kadar glukosa darah puasa > 250 mg/dl).

–         Kadar glukosa darah yang baik

Ada beberapa cara untuk memulai dan menyelesaikan dosis insulin pada diabetes tipe II :

–         Jika glukosa darah tidak terkontrol dengan baik (A1C antara 6,5 – 7%). Dalam jangka 3 bulan dengan dua obat oral.

–         Jika kendali glikemik sangat buruk disertai kondisi katabolisme seperti glukosa darah puasa > 250 mg/dl, kadar glukosa darah acak menetap > 300 mg/dl.

Tipe dalam terapi insulin dapat dilihat dalam beberapa cara :

–         Gunakan insulin pada waktu yang sama setiap hari (tergantung dari waktu makan)

–         Seimbangkan makanan dan olahraga selama pengguna insulin

–         Terlalu banyak aktivitas atau terlalu sedikit dapat membuat gula darah melonjak turun

–         Rotasikan tempat suntikan secara terancang, misalnya gunakan kedua tangan sebelum pindah ke kaki, hal ini akan membantu menjaga kadar gula darah

–         Jika suntikan insulin digunakan lebih dari satu kali sehari, gunakan tempat yang berbeda untuk suntikan

–         Jangan mengubah penggunaan insulin sebelum konsultasi dengan dokter

Iklan

Laman: 1 2

  1. jerzz
    Juli 27, 2009 pukul 20:05

    visit my blog again
    http://jerzz.wordpress.com/
    http://blackercomputerz.wordpress.com/
    jika ingin tukeran link konfirmasi di blog saya y…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: